Opini
Uang Kuliah Mahal!
Fasilitas Tidak Sesuai
FIK UNNES – Universitas merupakan lembaga pendidikan yang paling terkenal di seluruh negeri tercinta ini, jika dibandingkan denga 4 macam perguruan tinggi lainya. Lembaga ini didirikan untuk mengarahkan lulusannya menjadi tenaga profesional, siap kerja, tenaga pendidikan atau bahkan peneliti. Universitas merupakan gerbang terakhir bagi mahasiswa sebelum masuk ke dunia yang sesungguhnya. Mahasiswa ditutut untuk mematangkan dan mengembangkan kemampuannya agar dapat bersaing di kancah global. Untuk itu mahasiswa membutuhkan fasilitas kampus yang memadai untuk dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa guna masa mendatang.
Namun sangat amat disayangkan, fasilitas yang dimana digunakan sebagai media utama untuk dapat membantu mahasiswa berkembang, justru kondisinya mengecewakan. Banyak fasilitas-fasilitas yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan banyak yang tidak terawat.
Ditambah setiap tahun jumlah mahasiswa yang diterima di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES selalu bertambah. Dari data yang didapatkan, penerimaan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Keolahragaan dari tahun ke tahun terus bertambah. Hal tersebut dapat dilihat dengan kasat mata pada tahun 2018 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN berjumlah 203, pada tahun 2019 meningkat menjadi 239 mahasiswa. Hal tersebut artinya intensitas penggunaan fasilitas bakal meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, saya sangat menyayangkan dengan kondisi tersebut. Banyak fasilitas yang tidak terawat dan tidak berfungsi sebagai mana mestinya sedangkan intensitas penggunaannya sangat tinggi. Sebagai contoh, banyak LCD Proyektor yang tidak berfungsi normal bahkan rusak, kabel LCD banyak yang tidak berfungsi normal, papan tulis yang kotor, penghapus papan tulis rusak, banyak pintu kamar mandi rusak, banyak alat olahraga yang sudah mulai tidak layak digunakan, lintasan lari atletik bergelembung, air kolam renang berwarna hijau dan masih banyak lainnya. Masalah tersebut sudah berkali-kali ditemui namun masih saja tidak ada kelanjutan hingga sekarang.
Melihat hal timpang tersebut membuat saya prihatin, dimana Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan mahasiswa tiap semester tidaklah sedikit, mahasiswa pun berhak mendapatkan haknya secara layak. Pihak Fakultas ataupun Universitas seharusnya memberikan feedback berupa penyediaan fasilitas yang layak dan pengecekan serta perawatan secara berkala untuk memastikan fasilitas berfungsi sebagai mana mestinya sehingga proses perkuliahan dapat maksimal.
Namun perlu kita sadari bahwa perawatan fasilitas tidak serta merta menjadi kewajiban pihak universitas sepenuhnya. Sebaiknya, mahasiswa secara sadar sebagai pengguna fasilitas, haruslah ikut berpartisipasi dalam menjaga atau merawat dan menggunakannya secara bijak. Sebagai mahasiswa, saya sangat berharap agar pihak Universitas memperhatikan masalah-masalah tersebut sehingga dapat ditindaklanjuti guna dapat memenuhi hak-hak mahasiswanya.(Khairul/175)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar