Sarana dan Prasarana Olahraga FIK UNNES
Fakultas Ilmu Keolahragaan
(FIK) adalah salah satu Fakultas terbaik atau unggulan di UNNES. Dengan demikian
FIK sudah terakreditasi A. Terdapat 4
Jurusan di FIK yaitu, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR),
Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), Ilmu Keolahragaan (IKOR), dan Ilmu
Kesehatan Masyarakat (IKM), serta Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Jasmani
Sekolah Dasar (PGPJSD) dan Ilmu Gizi. Jurusan di FIK juga jurusan yang paling
di minati para pendaftar (calon mahasiswa). Sehingga setiap tahunnya jumlah
pendaftar semakin meningkat
Salah satu fakultas unggulan,
tentunya banyak faktor yang mempengaruhi sehingga menjadikan FIK sebagai salah
satu fakultas terbaik di UNNES dan bahkan di Indonesia. Faktornya yaitu
dosennya, sarana dan prasarananya, serta kualitas mahasiswanya sendiri.
Sebagai fakultas olahraga,
tentunya banyak sarana dan prasaranan olahrag yang di gunakan dalam perkuliahan,
sehingga perkuliahan lancar dan tidak ada hambatan. Ada banyak fasilitas
olahraga yang di miliki oleh FIK. Laboratorium olahraga, peralatan semua cabang
olahraga, lapangan sepakbola, lapangan softbal, lapangan basket, lapangan voli,
lapangan tennis indoor dan outdoor, lapangan bulutangkis, track lari, kolam
renang, serta masih banyak lagi.
Lapangan yang di miliki FIK
sudah termasuk sesuai standar, tetapi masih ada yang belum sesuai standar.
Contohnya lapangan sepakbola, secara tanahnya tidak rata, banyak pasir, serta
rumput yang kurang baik. Selain itu perawatannya juga kurang.
Sebenarnya, jika saja dalam
perawatan lapngan/sarpras olahraga jika di lakukan secara rutin dan benar maka
semua akan nyaman di gunakan dan sangat enak. Sayangnya, kurangnya rasa peduli
terhadap perawatan, baik pihak fakultas maupun mahasiswa, sehingga menjadikan
sarpras yang di miliki cepat rusak dan itu bisa mengganggu perkuliaha. Contoh
saja, track lari, sekarang banyak yang mengelupas dan menggelembung, ini di
sebabkan salah satunya yaitu kurangnya perawatan. Serta kurang pedulinya
mahasiswa dalam menggunakan track.
Selain itu, kolam renang juga
masih kurang perhatian dalam hal perawatan, hal ini sangat di sayangkan.
Padahal secara kualitas kolam renang yang di miliki Unnes sudah sesuai standar
Nasional. Terkadang dalam pengisian air kurang, serta kebersihannya sangat
kurang. Terkadang airnya saja sampai berwarna hijau. Tetapi hal ini tidak
sepenuhnya kesalahan pihak pengelola, banyak faktor, salah satuya yaitu
pengguna atau pengunjung yang kurang peduli terhadap kebersilan lingkungan yang
di pakai. ( Dwi – 168)