Mencakup Segala Hal Mengenai Informasi Olahraga dan Aktivitas Kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan

For Advertisement

PEBULUTANGKIS CANTIK DAN BERPRESTASI ASAL KARANGANYAR


Reportase

Pebulutangkis Cantik dan Berprestasi Asal Karanganyar, Ribka Sugiarto




KARANGANYAR - Ribka Sugiarto, atlet bulutangkis kelahiran Karanganyar, 22 Januari 2000, mampu mencatatkan namanya di pentas dunia. Berpasangan dengan pebulutangkis asal Jamber , Febriana Dwipuji Kusuma, ganda putri ini berhasil meraih satu-satunya gelar bagi Indonesia pada 2018 Asia Junior Championships yang digelar di Jakarta pada 14-22 Juli 2018 lalu.

Pasangan Ribka-Febriana menjadi juara hanya dalam waktu 20 menit, setelah mengandaskan pasangan Malaysia, Pearly Koong Le Tan/Ee Wei Toh, dengan skor 21-12, 21-16.

Sebelum melesat ke final, Ribka-Febriana berhasil menyingkirkan unggulan pertama asal Tiongkok, Liu Xuanxuan/Yuting Xia, dengan rubber-game 25-23, 14-21, dan 21-15. Liu/Xia merupakan peraih medali perak pada Asia Junior Championships setahun silam.

Apresiasi terhadap prestasi Ribka juga datang dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kampung halaman Ribka. Bupati Karanganyar Juliyatmono secara khusus memberikan penyambutan dan pujian terhadap Ribka sebagai putri daerah.

Perolehan satu medali emas hasil perjuangan Ribka/Febriana di 2018 Asia Junior Championships, merupakan peningkatan bagi skuat Merah Putih. Tahun ini, Indonesia meraih lima medali, yang terdiri dari satu emas serta empat perunggu. Sementara setahun lalu, tim Merah Putih meraih satu perak dan dua perunggu, satu di antaranya juga diraih Ribka.

“Saya berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama dari PB Djarum dan juga Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Semoga saya bisa terus menjadi juara dan prestasi yang lebih banyak lagi,” tutur Ribka.

Suka duka mewarnai perjalanan karier pebulangkis cantik asal Karanganyar ini. Rutin berlatih di GOR dekat rumahnya sudah dilakoni sejak kelas tiga sekolah dasar yang membuat dirinya semakin terasah skill-nya. Sampai akhirnya pada tahun 2013 ada audisi untuk mencari bibit pemain muda berbakat.

"Pada 2013 ada audisi pencarian bakat atlet muda, dan saya berniat untuk mengikutinya," jelasnya.

Kejuaran pertama yang diraihnya menjadi Runner up Astec Open 2014 (Ganda Remaja Campuran) dan Juara Djarum Sirkuit Nasional Jawa Tengah 2014 (Ganda Pemula Putri). Kemudian prestasi yang terbarunya menjadi Runner up Finnish Open 2019 International Challenge 2019 (ganda putri). (Khairul/175)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts

Sponsors

Pages